WELCOME

This is not profesional blog. Just share and learn together. For optimum display please use google chrome browser. Thanks for visiting

Kamis, 04 Oktober 2012

Media Penyalur Energi listrik pada RTGC

Ada 4 macam media penyalur energi listrik yang umum digunakan pada RTGC, diantaranya adalah :


  • Kabel reeling drum system 

Kabel  reeling  drum  adalah  berupa  gulungan  kabel  yang
diletakkan pada drum dengan  menggunakan motor listrik untuk sistem
penggulungannya.

Sistem  kabel  reeling  drum  ini  dilengkapi  motor  listrik  untuk 
menarik  dan  mengulur  kabel,  serta  rangkaian  kontrol  untuk 
sinkronisasi.    Untuk  area-area  tertentu  dibutuhkan  IP  (index 
protection) minimal 65. 
Karena  menggunakan  motor  listrik  tersebut,  ditinjau  dari 
kelistrikan,  sistem  ini  dinilai  kurang  ekonomis  karena membutuhkan 
konsumsi  power.  Disamping  itu  belitan-belitan  kabel  yang  banyak 
akan  dikhawatirkan  timbulnya induksi medan  magnet yang dapat menganggu
 kontrol listrik lainnya/ interference.  Meskipun  demikian 
untuk  lokasi  kerja  tertentu  sistem  ini  tetap  digunakan,  contoh  untuk 
pergerakan naik  turun pada  lubang  yang  sempit  seperti yang  terdapat 
pada beberapa mesin di PT. Krakatau Steel Cilegon. 

  •  Kabel festoon 

Sistem  kabel  festoon  adalah  umumnya  berupa  lengkunganlengkungan
  kabel  pipih  yang  bisa  bergeser  ke  kanan  dan  ke  kiri 
menggunakan  bantuan  bearing  dan  rel.  Meskipun  demikian  kabel 
festoon  juga  ada  yang  berupa  kabel  bulat  seperti  yang  ada  gambar 
dibawah.

Ditinjau  dari  ilmu  kelistrikan  sistem  ini  dinilai  kurang 
menguntungkan,  karena  panjangnya  kabel  dari  ukuran  travel 
sebenarnya,  karena  sistem  ini membutuhkan  lengkungan  kabel  lebih 
untuk safety factor. Yang mana  telah kita  tahu dalam  ilmu kelistrikan 
disebutkan  bahwa  R  (hambatan)  berbanding  lurus  dengan  panjang 
penghantar,  artinya  semakin panjang kabel maka  akan  semakin besar 
pula rugi dayanya. Namum demikian, system ini hampir banyak digunakan, 
mengingat sistem ini yang relatif simple dalam pemasangan  dan awet.  Untuk kabel
 kontrol dan kabel daya kabelnya tidak bisa dijadikan jadi 
satu,  cara  pemasanganya  adalah  disejajarkan  seperti  yang  ada  pada 
gambar dibawah ini. 





  • Kabel busbar

Contoh dari kabel busbar  adalah  seperti  yang  ada pada  gambar 
dibawah ini

Seperti  yang  terlihat  pada  gambar,  kabel  busbar adalah berupa sikat sikat
yang digesekkan pada konduktor beraliran arus listrik.
Salah  satu  keunggulan  kabel  busbar  yang  tidak  bisa  digantikan  oleh 
sistem media transfer energi listrik lain adalah, dalam satu sistem kabel busbar bisa
digunakan untuk melayani beberapa beban/ crane.
Namum demikian, ditinjau dari segi kelistrikan sistem ini dinilai 
relatif    berbahaya  bagi  keselamatan  pekerja  yang  ada  disekitarnya. 
Sistem ini dinilai rentan terhadap kejutan listrik dan konsleting, bahkan 
untuk  area  berbahaya  seperti  daerah  yang  explosion  proof  sistem  ini 
dilarang  untuk  digunakan. Gambar  aplikasi  kabel  busbar  pada  crane 
adalah seperti dibawah ini :




  • Energi chain system 

Ada  beberapa macam  sebutan  untuk  energi  chain  system  yang 
digunakan  oleh  masyarakat (pasaran),  diantaranya  adalah  kabel  tray,  
kabel carrier,  tempat  kabel  dan  kabel  drag  chain.  Secara  sepintas  energi 
chain system adalah seperti kabel tray, hanya saja energy chain system 
ini bisa dibengkokkan, dengan demikian akan memungkinkan sebagai 
tempat kabel untuk mesin yang bergerak (moving)
Pada energi chain system ini semua kabel dapat ditempatkan jadi 
satu  baik  itu  kabel  power,  kabel  kontrol  bahkan  hose  untuk  hidrolik 
atau pneumatik. Sehingga energy chain system ini dinilai efektif untuk 
transfer  tenaga  listrik  untuk  mesin-mesin  besar  yang  membutuhkan 
banyak kabel seperti mesin RTG crane.

Ditinjau  dari  segi  kelistrikan,  sistem  ini  dinilai  sangat  efisien 
untuk  mereduksi  kerugian  daya  maupun  kemungkinan  timbulnya 
medan magnet. Karena  sistem  ini kabel  yang  ada  tidak digulung dan 
panjang kabel yang dibutuhkannya pun hanya setengah dari travel dari 
pergerakan mesin. Namun demikian, system ini belum terlalu banyak digunakan dan agak
jarang kita jumpai.
























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar